Aksi bejat perampok pemuda yang tiba tiba datang memaksa mencabuli wanita dikebun sawit, saat Bersama kekasihnya

Media Cyberone.com,- SEORANG pemuda Gampong Geudeubang Aceh, Kecamatan Langsa Baroe, Agus Raman (28) memperkosa seorang gadis remaja D (19), saat pacaran dengan pasangannya di kawasan kebun sawit Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baroe, Rabu (15/12/2021).

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kasat Reskrim Iptu Krisna Nanda Aufa mengatakan, aksi bejat pemuda pengangguran ini dilakukan pada Minggu, 12 Desember 2021 sekira pukul 12.00 WIB.

Modus tersangka memaksa gadis remaja tersebut didasari karena adanya kesempatan dan situasi yang aman.

Sehingga muncul niat jahat tersangka untuk menjalankan aksi bejatnya di kawasan kebun sawit Timbang Langsa,” sebut Krisna Kamis, 16 Desember 2021.

Dijelaskannya, aksi bejat tersangka berawal ketika melihat korban bersama pasangannya sedang jalan santai mengendarai sepeda motor di jalan kawasan kebun sawit Timbang Langsa yang sunyi.

Selanjutnya, tersangka mengejar korban dan pasangannya serta meminta mereka untuk turun dari sepeda motornya.

Setelah korbannya turun, tersangka langsung mengikat pasangan pria korban pada pohon sawit serta meminta uang Rp500 ribu.

Namun, karena tidak ada uang, pasangan pria korban hanya menyerahkan Rp35 ribu uang yang saat itu ada dalam sakunya.

“Setelah mengikat pasangan pria korban dan mengambil uangnya, selanjutnya tersangka membawa paksa korban wanita ke dalam perkebunan sawit yang sunyi.

Takut diancam bunuh, tersangka memperkosa korban,” sebut Krisna lagi.

Tambahnya, saat meninggalkan lokasi kejadian setelah melancarkan aksi bejatnya, tersangka ditangkap security PT Timbang Langsa karena gelagatnya mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, security Timbang Langsa melaporkan dan menyerahkan tersangka ke Polsek Langsa Barat.

“Untuk proses hukum, tersangka bersama barang bukti saat ini kita amankan di Mapolres Langsa, sedangkan korban saat ini masih dalam pengawasan keluarga,” ujarnya.

Tersangka akan dijerat dengan qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hujum Jinayat.

Zulfikar media cyberone.com

 46 total views,  2 views today