Angka Penularan Covid-19 Di Kab.Subang Kian Menurun, Kadinkes Tetap Himbau Warga Agar Selalu Tetap Patuhi Prokes Dan Jadikan Prokes Sebagai Budaya Hidup Baru

(Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Jawa Barat (D.r Maxi) di ruang kerjanya. Shoot on Camera Phone By D.Roiz)

 

 

SUBANG, MEDIACYBERONE.COM – Angka penularan Covid-19 di Kabupaten Subang Jawa Barat Kian Menurun, hingga kini status PPKM pun ikut menurun menjadi level 2, meskipun demikian gerakan antisipasi harus tetap di berlakukan sesuai dengan apa yang telah di anjurkan oleh Pemerintahan Pusat demi mencegah penularan Covid-19 yang belum sepenuhnya musnah.

Rabu, (08/09/21). Dr.Maxi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Jawa Barat dalam pemaparannya ketika dijumpai oleh tim liputan khusus mediacyberone.com mengatakan,”Puji Syukur saat ini angka penularan Covid-19 Di Kabupaten Subang Jawa Barat sudah menurun drastis, tentunya ini berkat kerja keras dari tim medis serta semua kalangan yang telah berjuang dan berkolaborasi dalam penanganan kasus Covid-19.

“Gerakan serbu vaksinasi di Kabupaten Subang Jawa Barat disambut dengan antusias oleh warga masyarakat Kabupaten Subang, terbukti untuk gerakan vaksinasi sudah hampir mencapai target, tentunya saya sangat mengapresiasi sekali kepada warga masyarakat Kabupaten Subang yang telah berantusias dalam melakukan vaksinasi.

“Ada 4 jenis vaksin yang telah tersedia, diantaranya Shinovac, Shinopharm, Astra Zeneca & Moderna

1.Shinovac : diperuntukan untuk kalangan masyarakat yang berusia mulai dari 12 tahun keatas, (hingga lansia).

2.Shinopharm : diperuntukan untuk kalangan masyarakat penderita Disabilitas, seperti tuna netra, dll. (Hanya 1 dosis saja/sekali pakai).

3.Astra Zeneca : Diperuntukan untuk kalangan masyarakat yang berusia 18 tahun.

4.Moderna : Terdapat 2 peruntukan, jika untuk orang kesehatan itu diperuntukan untuk Dokter dengan menggunakan dosis ke 3, karena langsung berhadapan dengan penderita Covid-19, jika untuk masyarakat umum cukup menggunakan dosis ke 1 dan ke 2 saja.

Lanjut beliau berharap agar kiranya masyarakat dapat merubah gaya hidup, dan membiasakan diri untuk hidup sehat “jika kasus Covid-19 ini semakin menurun, jangan berharap kita bisa kembali seperti dulu, jadi intinya masyarakat harus bisa menjadikan protokol kesehatan Covid-19 sebagai gaya hidup baru, perlu diingat sehat itu adalah investasi”.pungkasnya. PUBLISHED BY: (D.ROIZ/D.JUNAEDI)

 

 

 

 

 

 832 total views,  2 views today