Sambut Gembira Orang Tua Murid…. SMPN 2 Kotabaru Karawang Siap Laksanakan PTM Terbatas

Kotabaru.Mediacyberone.com – Sesuai dengan kebijakan SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Mentri Mendikbud, Menkes Hb, Menag, Mendagri dan Rekomendasi Satgas Covid-19 Kecamatan, diamanatkan bahwa pemerintah daerah harus mengkaji situasi dan kondisi terkait dengan penyebaran covid-19 serta melakukan berbagai persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas yang melibatkan beberapa instansi terkait dan stakeholder. Ploting Sekolah pelaksana ujicoba/Simulasi PTM Terbatas.

Sejalan dengan itu muspika Kotabaru inten melakukan monitoring sebagai bentuk antisipasi terhadap sekolah agar fihak sekolah dapat melaksanakan PTM terbatas sesuai aturan ia juga mewanti wanti kepada fihak sekolah untuk melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan nya, selain izin izinnya ” Fihak sekolah dapat mwngantisipasi siswanya agar tidak berkerumun serta diwajibkan selalau mengikuti prokes serta kesempatan ini mohon untuk tidak disia siakan untuk dapat melaksanakan PTM terbatas dan juga dapat bekerja sama saling mengisi sesuai peraturan pemerintah ‘ kata camat Kotabaru Drs Dedi Setiadi saat melakukan kunjungan monev di SMPN 2 Kotabaru kabupaten Karawang, Senin 20/9/2021

Pada kesempatan tersebut H. Darmanto kepala SMP N 2 Kotabaru menyampaikan siswa sekolah SMPN2 Kotabaru menyatakan sarana dan prasarana kita sudah melengkapi dengan setiap satu kelas 1 wastapel (Cuci tangan) serta setiap mau masuk lingkungan sekolah kita melakukan cek suhu serta sudah ada izin dari orang tua untuk melaksanakan PTM terbatas ini ” Ucap H. darmanto

Bukan itu saja jelas H. darmanto Konsep dari pada pelaksanaan PTM terbatas ini dengan 50 persen daring dan 50 persen Rulling dalam satu Minggu giliran ” Dirotasi satu Minggu sekali ” Ungkapnya

Siswa SMPN 2Kotabaru berjumlah 1.410 orang dibagi dua serta para siswanya telah melakukan vaksinasi di berbagai tempat seperti d i desa desa dan puskesmas ” Vaksin siswa untuk membentuk kekebalan kelompok bahkan tenaga pengajaran nya pun telah divaksin ” Kata nya

Agar bisa berjalan secara optimal pelaksanaan i PTM ini, H. Darmantoi menegaskan harus ada sinergisitas dan kolaborasi semua pihak baik sekolah, orang tua maupun muspika setempat agar saling mengisi dan saling mengingatkan.

H. Darmanto menegaskan kembali bahwa sekolah jangan membuat aturan sendiri misalnya pada saat pelaksanaan PTM terbatas maksimal 10 – 25% maka peserta didik jangan melebihi dari aturan yang ada.

“Dari simulasi PTM yang yang telah dilaksanakan maka pihak sekolah harus membuat laporan yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan serta ditembuskan pada Kecamatan setempat,” pungkas H. Darmantoi

Senada dikatakan Iwa Hirana Ketua PGRI Kotabaru Karawang menyampaikan Terkait PTM Terbatas

Fungsi,Peran dan Kewenangan Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan

1. Mengkordinasikandan memantau jalannya kegiatan monev kesiapan PTM terbatas di wilayahnya.

2. Menugaskan Tim Satuan Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan/Kelurahan dan atau RW diwilayahnya untuk melakukan monev Bersama Muspika setempat dan stakeholder nya

3.Menerima Hasil Monev Dari Tim Monev Berupa Daftar Kesiapan PTM terbatas, instrumen monev dan Berita Acara yang sudah terisi dan ditandatangani

4.Memimpin dan mengkordinasikan rapat Pleno yang pesertanya terdiri atas unsur Tim Monev dari dinas Terkait

5.Camat selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 diwilayah Kecamatan, menerbitkan Izin/Rekomendasi bagi satuan pendididikan formal/nonformal diwilayahnya yang dinilai LAYAK melaksanakan PTM Terbatas, serta menyampaikan surat Izin/Rekomen dasi tersebut kepada Kepala Satuan pendidikan dan Dinas/instansi terkait

Langkah dan tahapan tindaklanjut hasil monev

1.Melakukan diskusi (refleksi) hasil monev sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan rekomendasi sekolah yang layakmenjadi piloting PTM terbatas;

1. Menetapkan rekomendasi sekolah yang layak menjadi Piloting PTM terbatas; 3. Menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota setempat melalui Dinas Pendidikan Kota setempat

2. Memotivasidan membina sekolah yang direkomendasikan menjadi Piloting PTM terbatas;

6.Memberikan arahan kepada sekolah yang tidak direkomendasikan menjadi Piloting PTM terbatas agar mempersiapkan diri supaya bisa melaksanakan PTM terbatas pada tahap selanjutnya;

Melakukan evaluasi jalannya PTM terbatas pada masa uji coba;

7.Jika terjadi tindakan yang mengabaikan protokol kesehatan, Camat dapat menghentikan pelaksanaan PTM terbatas disekolah tersebut.” Intinya mah sarana dan prasarana nya d ilengkapi protokol kesehatan nya jangan diabaikan serta dibarengi dengan SKB 4 mentri izin izin lengkap anak siswa nyaman aman dalam belajar ” Pungkasnya (Aswan /Ajp)

 2,640 total views,  2 views today