Satgas Covid -19 Kotabaru Tinjau Langsung Sekolah Percontohan Uji Coba PTM Terbatas Di SD Negri Pucung 2

Kotabaru.Mediacyberone.com – Untuk melihat langsung kegiatan dan kesiapan sekolah yang dijadikan percontohan pembelajaran tatap muka (PTM) agar bisa diikuti oleh sekolah lainnya di Kabupaten Karawang khususnya kecamatan Kotabaru, Ka satgas Covid -19 beserta Kapolsek Kotabaru IPTU Tata Suhendar SH juga didampingi Danramil 0406 Cikampek Kapten Inf Joko Siswoyo meninjau kegiatan di SD negeri Pucung 2 Kecamatan Kota baru , Kamis (24/9/2021)

Kasatgas Covid -19 Drs Dedi Setiadi mengatakan, kegiatan hari ini untuk melihat kegiatan dan kesiapan sekolah percontohan dalam penerapan PTM sekolah SD secara terbatas baik itu guru maupun para siswa, apakah sudah mengikuti protokol kesehatan dengan baik.

Diharapkan kegiatan PTM terbatas dapat berjalan dengan baik dan semoga pandemi virus covid 19 dapat segera berakhir sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan seperti biasa.normal“Kepada kepala sekolah dan guru untuk bisa terus memantau setiap harinya dan bagi sekolah yang belum mendapatkan kan perizinan jangan dulu melaksanakan PTM terbatas sebelum di monitoring oleh muspika dan harus bekerja sama dengan puskesmas serta tim gugus tugas yang terdekat dengan sekolah tersebut, agar PTM terbatas dapat dilaksanakan, tentu dengan prokes yang ketat,” tegasnya.

Satgas Covid-19 Kota baru yang juga Camat Kota baru juga mengingatkan kepada para murid untuk terus giat belajar karena saat ini daerah kecamatan Kotabaru menjadi salah satu dari 16 kecamatan yang diklem Bebas Covid -19 sekalipun begitu kita wajib menjaga protokol kesehatan sehingga pendidikan sangat penting dan dapat belajar seperti biasa lagi “Yang terpenting saat ini agar terus melaksanakan prokes dengan ketat karena ini hal penting untuk mencegah bahkan meminimalisir penyebaran mewabah Covid-19 ini,sekalipun kita sudah di klem daerah Kecamatan Bebas Covid-19” tegasnya berpesan.

Kepala sekolah SDN Pucung 2 Ida Faridah mengatakan, semua sekolah pada saat ini harus siap melaksanakan sekolah tatap muka baik secara mandiri maupun gabungan dengan sekolah lain. saat ini ada tiga gugus sekolahan SD N di Kotabaru yang menjadi sekolahan percontohan sekolah seperti; SD negeri Sarimulya 3 SDN Pangulah selatan 3 serta SDN Pucung 2 menjadi percontohan sekolah SD PTM terbatas simulasi sekolah tatap muka.

Menurut nya upaya melaksanakan PTM terbatas telah di upayakan dengan perjuangan yang sangat panjang juga karena banyak masalah yang dihadapi sekolah selama daring seperti gangguan jaringan dan kurang fasilitas penunjang yang dimiliki baik oleh guru maupun murid. “Sistem sekolah tatap muka ini dibatasi dengan sistem setengah dari jumlah siswa yang ada dalam satu kelas maksimal 15 orang dan jam belajar juga dibatasi dan diserahkan kepada sekolah yang bersangkutan untuk mengaturnya. ” jelasnya.

Ketua PGRI Kotabaru Iwa Hirana menyampaikan SDN Pucung 2 ini merupakan salah satu sekolah uji coba PTM terbatas pasalnya SDN Pucung 2 sarana dan prasarana nya dah lengkap ” Semua yang dilakukan kepsek dan guru gurunya memakai Protokol kesehatan yang ketat dan ini sangat bagus ” Ucapnya

Menurut abah sapaan akrabnya Ketua PGRI di Kotabaru jumlah sekolah SD ada 29 SD Negeri dan 8 swasta akan tetapi ada 3 gugus sekolah yang di tunjuk jadi sekolah percontohan yakni SDN Sari miya 3 SDN Pangulah Selatan 3 dan SDN pucung 2 kota baru yang buat esembling Uji coba PTM terbatas ” Ada tiga sekolah yang ditunjuk untuk Sekolah uji coba PTM terbatas percontohan 1.SDN Sarimulya 3 SDN Pangsel 3 dan yang ini SDN Pucung 2 ” Ungkapnya

Diingatkannya lebih lanjut bahwa sekolah-sekolah diimbau untuk mempersiapkan fasilitas pendukung baik yang fisik maupun non fisik seperti; edukasi kepada para siswa dan kepada orang tua, menyiapkan ruang kelas, dan bekerja sama dengan tim gugus tugas kecamatan, “Jika semua item yang menjadi persyaratan telah dipenuhi atau tidak, apabila ditemukan sekolah yang belum siap, maka belum dapat melaksanakan kegiatan PTM. Namun bila ada sekolah yang sudah memenuhi dan mendapat rekomendasi dari tim gugus tugas maka silahkan untuk melaksanakan kegiatan PTM terbatas dan akan terus dipantau oleh dinas Pendidikan dan tim gugus tugas,” pungkasnya.(Aswan /Ajp)

 2,755 total views,  2 views today